Hoax Varian Baru Delmicron, Tetap Waspada Bahayanya!

22

TRIVIA – Bulan Februari khususnya yang jatuh di tanggal 14 Februari dikenal sebagai kasih sayang sedunia. Hari ini dinilai menjadi hari yang paling tepat untuk mengekspresikan kasih sayang kepada orang-orang yang telah menjalin hubungan spesial dengan kita, seperti: keluarga, teman dekat atau pasangan. Eits, ternyata selain manusia, virus juga bisa loh menjalin hubungan spesial dengan sesamanya! Kok bisa?

Ya, beredar kabar bahwa Varian Covid-19 Delta dan Omicron disebut-sebut dapat menjalin hubungan spesial di dalam tubuh kita dan menghasilkan varian baru yaitu Delmicron. Benarkah varian ini dapat menjadi ancaman baru bagi dunia?

Mengenal perbedaan Varian Covid 19 Delta dan Omicron

Dari sisi gejala, pasien yang terkena varian Delta akan menderita demam, sesak nafas dan batuk. Beberapa pasien bahkan dilaporkan memiliki masalah pencernaan. Sedangkan menurut WHO, gejala varian Omicron jauh lebih ringan yakni demam, keringat malam, batuk kering, dan kelelahan.

Dinilai dari tingkat penyebarannya, Varian Omicron merupakan varian baru yang lebih mudah menular dibandingkan varian Delta.

Perkawinan Varian Delta dan Omicron: Delmicron

Untungnya, perkawinan kedua varian ini dinyatakan hoax oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 Kementerian Kesehatan RI dr. Nadia Tarmizi. Beliau menegaskan bahwa belum ada info resmi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait dengan varian Delmicron ini.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban juga merespon pernyataan terkait kabar Delmicron. Menurutnya, istilah Delmicron hanya digunakan untuk menggambarkan situasi lonjakan kasus Covid 19 saat ini.

Disisi lain, Epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman juga ikut buka suara mengenai istilah Delmicron. Baginya, info perkawinan varian Delta dan Omicron adalah hoax namun perlu diwaspadai bahayanya. “Tidak mesti lama-lama. Dalam hitungan satu sampai tiga bulan pun bisa terjadi. Delmicron itu hoaks, tapi kekhawatirannya nyata. Kemungkinan Delta dan Omicron kawin itu ya nyata, satu hal yang sangat realistis. Dan itu berbahaya kalau terjadi,” jelasnya saat diwawancarai oleh Kompas.com

Dicky Budiman juga menjelaskan bahwa perkawinan antar varian sudah pernah terjadi sebelumnya. Seperti di Brazil, telah muncul rekombinan baru hasil kombinasi virus SARS-CoV-2 varian Delta dan Gamma. Sedangkan di Vietnam, terdapat kasus penyintas Covid 19 varian Alpha kembali terpapar virus Covid 19 varian Delta. Hal ini membuktikan bahwa seseorang sangat mungkin terinfeksi oleh lebih dari dua varian Covid 19.

Lalu apa bahayanya jika seseorang terinfeksi lebih dari satu varian Covid 19? Menurut Dicky Budiman, semakin lama virus berada dalam tubuh manusia, semakin besar juga kemungkinan untuk lahirnya varian baru yang merugikan keselamatan manusia itu sendiri. Terlebih jika virus tersebut masuk kedalam tubuh seseorang yang sudah pernah terinfeksi, maka perkawinan antar varian sangatlah mungkin.

Hingga saat ini jumlah peningkatan kasus Covid 19 hampir mencapai angka 50.000. Peningkatan yang begitu besar diakibatkan oleh munculnya varian Omicron. Pastikan Anda menjaga kesehatan dan kekebalan imunitas tubuh dengan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi, serta rutin berolahraga. Gunakan masker sesuai dengan anjuran pemerintah dan hindari berbelanja di toko yang ramai. Sebisa mungkin, manfaatkan teknologi untuk berbelanja dari rumah. Dapatkan berbagai produk JACO dari rumah, melalui website atau marketplace kesayangan Anda.

Advertisement