Hal yang Harus dan Jangan Kamu Lakukan Saat Menggunakan Vacuum Cleaner

230
Hal yang Harus dan Jangan di Lakukan Saat Menggunakan Vacuum Cleaner
Hal yang Harus dan Jangan di Lakukan Saat Menggunakan Vacuum Cleaner

Vacuum Cleaner menjadi salah satu alat kebersihan yang banyak peminatnya, hal ini tidak lain karena kemudahan dalam penggunaan, efektifitas dan efisiensi yang ditawarkan. Namun karena kemudahannya ini, ada satu hal yang kerap dilewatkan pengguna vacuum cleaner yaitu bagian perawatan atau pembersihan pasca penggunaan. Hal ini kerap diabaikan para pengguna sehingga vacuum cleaner jadi cepat rusak atau tidak bisa berfungsi maksimal. Lalu, bagaimana cara membersihkan, merawat dan menyimpan vacuum cleaner yang benar? Simak ulasannya berikut ini.

1. Harus - Menggunakan Kepala Sikat yang Sesuai

Dalam setiap kemasan vacuum cleaner biasanya sudah tersedia berbagai jenis nozzle (aksesoris untuk dipasang di ujung hose/selang). Pertama, crevice nozzle yang berbentuk pipih untuk mengisap debu di sela-sela sofa dan sudut sempit lainnya. Kedua, dusting brush yang berbentuk sikat untuk membersihkan debu yang ada di kawat nyamuk, gorden dan permukaan sofa. Ketiga, floor tool yang bentuknya lebar untuk lantai dan karpet. Pada floor tool ini ada tambahan karet untuk mendorong air (ketika difungsikan sebagai pengisap kotoran basah). Selain itu di floor tool ini juga ada sikat untuk mengangkat debu, rambut atau bulu hewan ketika dipakai untuk membersihkan karpet. Vacuum cleaner ini juga bisa digunakan untuk menguras akuarium. Cukup gunakan hose atau selangnya saja tanpa tambahan nozzle lain.

2. Jangan - Melepas Kantong Debu Saat Ingin Mengisap Kotoran Basah

Vacuum cleaner tidak akan berfungsi dengan semestinya jika kamu lupa untuk melepas kantong debu yang ada di dalam tabung saat ingin mengisap kotoran basah. Untuk itu, sebaiknya cek lagi kantong debu saat akan menggunakan vacuum cleaner. Selain tidak berfungsi, hal ini juga bisa merusak kantong debu loh! Jadi perhatikan juga bagian ini yaa.

3. Harus - Lap Bagian Dalam Tabung Vacuum Cleaner

4. Jangan - Malas Membersihkan atau Mengganti Kantong Debu

Kantong debu memiliki kapasitasnya tersendiri dan biasa sudah tertera di kemasan vacuum cleaner. Ketika kantong ini sudah penuh, kamu harus membuangnya dan mengganti dengan kantong debu yang baru. Biasanya kantong debu tidak bisa dicuci karena memiliki pori-pori halus yang berfungsi untuk menyaring debu halus. Jika dicuci, pori-pori kantong bisa melebar. Maka pilihannya ada dua: langsung buang setelah penuh atau langsung buang isinya meski belum penuh. Cara yang kedua ini dapat membuat kantong debu awet untuk penggunaan hingga enam bulan. Jadi setiap selesai pemakaian, meski debu yang terisap baru sedikit, langsung lepas kantong debu. Buka penutupnya, lalu buang isinya ke tong sampah. Setelah bersih, tutup kembali kantong debu dengan penjepitnya lalu pasangkan ke vacuum cleaner.

5. Harus - Melepaskan seluruh bagian vacuum cleaner sebelum disimpan

Jika vacuum cleaner tidak digunakan setiap hari, simpanlah di dalam tempat yang bersih, kering dan tertutup. Agar lebih awet, lepaskan seluruh bagian vacuum cleaner dari tubuh utamanya seperti hose (selang) dan nozzle. Jangan lupa juga untuk menggulung kabel dengan rapi dan ikat dengan kawat atau karet agar tidak terjuntai ke mana-mana.
Jangan – Menggunakan vacuum cleaner lebih dari 30 menit
Vacuum cleaner yang dirancang untuk penggunaan di rumah biasanya memiliki waktu operasional maksimal 20-30 menit. Lebih dari itu, motornya akan mengalami overheat (panas berlebih). Jika pekerjaan kamu belum selesai, biarkan vacuum cleaner istirahat dulu sekitar 15 – 20 menit hingga motornya benar-benar dingin. Setelah itu, kamu bisa melanjutkan kegiatan bersih-bersih lagi.