Terapi Kolam Renang Untuk Penderita Nyeri Sendi

18

Kolam renang, selain menjadi tempat berlibur keluarga, dapat juga dijadikan sebagai tempat berolahraga, yaitu berenang. Namun pernahkah anda mendengar teman pergi ke kolam renang bukan untuk berolahraga, tapi untuk berjalan kaki? Tentunya tidak. Seringkali kita melihat anak-anak yang tidak bisa berenang, memilih untuk berjalan kaki di pinggiran atau di dalam kolam. Ternyata, diketahui bahwa berjalan kaki di dalam kolam renang punya segudang manfaat loh! Salah satunya adalah untuk terapi bagi penderita nyeri sendiri.

Lori Sherlock, seorang associate professor dari West Virginia University menyatakan bahwa, berjalan di air adalah terapi yang baik untuk orang dengan nyeri sendi atau memiliki masalah tulang. Pernyataan tersebut selaras dengan Arthritis Foundation yang menyatakan bahwa berjalan di dalam kolam renang cocok bagi anda yang memiliki permasalahan sendi dan mampu meminimalisir rasa nyeri otot.

Selain nyeri otot dan sendi, berjalan di dalam air atau kolam renang juga bermanfaat untuk anda yang memiliki keterbatasan pergerakan akibat sedang menjalani pemulihan atau baru saja pulih dari cidera.

Bagaimana berjalan kaki di dalam air dapat membantu kebutuhan diatas?

Berjalan kaki di dalam air atau kolam renang, berbeda dengan berjalan kaki di darat. Karena, saat kita berjalan di darat, seluruh berat badan kita bertumpu dan ditopang oleh kaki. Sedangkan saat berjalan di dalam air, daya apung pada air dapat membantu kita menopang sebagian berat badan sehingga mengurangi tekanan pada sendi dan tulang kaki, meningkatkan kesehatan jantung dan kinerja pembuluh darah. Gerakan berjalan di dalam air akan melatih sendi dan otot untuk kembali aktif seperti semula tanpa memberikan risiko cedera yang besar. Apalagi jika berjalan pada suhu air yang cenderung hangat, ini dapat membantu menenangkan rasa sakit apabila sedang mengalami cedera di otot lutut.

Untuk mendapatkan manfaat berjalan kaki di air, anda perlu berdiri tegak secara sempurna untuk berjalan di kolam. Pilihlah kolam yang tingginya minimal setinggi pinggang, jangan terlalu dalam maupun dangkal. Biarkan semua gerakan kaki Anda terendam penuh dibawah air dan melawan tekanan air kolam. Kemudian, anda hanya perlu jalan kaki seperti biasa, atau pada kasus tertentu dokter akan menyarankan gerakan tertentu yang bisa dilakukan untuk mengurangi nyeri sendi.

Apakah harus selalu berjalan di dalam air agar tidak terasa nyeri?

Tentu tidak! Saat ini sudah tersedia teknologi yang dapat memberikan manfaat serupa hanya dengan menggunakan alas kaki yang tepat. Alas kaki ini mampu menopang tekanan berat badan melalui bantalan yang empuk dan tebal. Hentakan yang terjadi saat kita berjalan kaki dapat diredam sehingga mengurangi tekanan pada sendi dan tulang kaki.

Teknologi ini terdapat pada sandal kesehatan K-Walk. Sandal ini telah dikenal sebagai satu-satunya sandal kesehatan di Indonesia yang memadukan titik refleksi dengan ion negatif dan herbal argy wormwood. Dengan kandungan tersebut, sandal kesehatan ini mampu melancarkan peredaran darah di kaki, mengurangi racun dan meningkatkan metabolisme. Selain itu, sandal kesehatan ini juga mempunyai bantalan EVA yang dikenal sebagai penahan guncangan terbaik di dunia yang memberikan sensasi paling lembut dan empuk saat berjalan. Bantalan ini akan membantu meredam hentakan saat berjalan dan menopang hingga 50% berat badan kita. Itulah yang menjadi alasan K-walk selalu menjadi pilihan no.1 bagi anda yang sering melakukan aktivitas dengan berdiri, karena k-walk juga dapat membantu melindungi sendi lutut. Ada 4 varian K-walk yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan tentunya semua bisa kamu dapatkan hanya di Jaco!

Advertisement