Tips Berolahraga dengan Treadmill agar Latihan Lebih Maksimal

501
Tips Berolahraga dengan Treadmill agar Latihan Lebih Maksimal
Tips Berolahraga dengan Treadmill agar Latihan Lebih Maksimal

Sport – Olahraga memang bisa dilakukan di mana saja. Ada yang lebih senang berlari di udara terbuka sekaligus menikmati udara segar. Ada juga yang memilih di ruang tertutup dan menggunakan treadmill, apalagi di cuaca yang kurang bersahabat seperti saat ini penggunaan treadmill akan bisa memastikan kita tak kehilangan kesempatan untuk berlatih.

Treadmill sendiri menjadi peralatan gym yang paling populer digunakan. Hal ini dikarenakan treadmill merupakan alat yang paling mudah dan paling cepat membakar kalori. Siapa pun bisa menggunakannya tanpa perlu keahlian yang khusus. Namun, semudah apa pun jenis olahraga itu, kamu tetap perlu tahu pedoman yang benar. Apa saja yaa tipsnya? Yuk simak ulasannya berikut ini.

1. Pakai Pakaian yang Sesuai

Saat berolahraga menggunakan treadmill, kamu harus memakai pakaian yang cocok dan nyaman. Jangan memakai pakaian yang panjang dan longgar karena bisa tersangkut pada treadmill. Pastikan juga kamu memakai sepatu olahraga yang nyaman. Kamu bisa mencoba sebanyak mungkin sepatu sebelum memilih sepatu yang cocok untuk kamu gunakan. Sepatu lari harus empuk di kaki, menopang lekukan kaki, dan memiliki cukup ruang untuk ujung-ujung jari kaki. Pastikan juga kamu memilih sepatu dengan sol/tapak sepatu dari karet.

2. Lakukan Latihan Pemanasan

Pemanasan adalah hal dasar yang harus kamu lakukan ketika melakukan sebuah program latihan, tak terkecuali treadmill. Sebelum kamu berjalan di atas treadmill, kamu harus memastikan sistem kardiovaskular dan otot tubuh siap untuk melakukan latihan. Hal ini berfungsi untuk mencegah cedera atau rasa pegal pada otot dan persendian. Caranya bisa dengan melakukan jalan cepat selama 10 menit sebelum sesi olahraga.

3. Gunakan Klip Pengaman

Kebanyakan treadmill saat ini telah menggunakan sistem keamanan dengan klip magnet. Sebagai tindakan kemananan, jangan pernah lupa memasang klip pengaman pada pakaian olahragamu. Hal ini sangat berguna jika kecepatan tiba-tiba meningkat atau secara tidak sengaja karena kegagalan elektronik. Pada keadaan darurat inilah, kamu bisa menarik safety key ini untuk mematikan motor dan treadmill akan berhenti sepenuhnya.

4. Mulai dengan Kecepatan Rendah

Biasakan dulu dirimu berlari atau berjalan di atas treadmill. Jangan memaksakan diri untuk langsung berlatih berjalan atau berlari selama 1 jam di atas treadmill, jika memang belum terbiasa. Sebagai pemula kamu bisa mengawali dengan berjalan pada kecepatan lambat, lalu naikkan kecepatan perlahan-lahan. Jika sudah terbiasa, kamu bisa menambah kecepatan sehingga kamu bisa berlatih berlari. Sebagai pemula, kamu bisa berlatih cardio di atas treadmill ini, mula-mula selama 15-20 menit, minimal 3 kali seminggu. Kemudian, sejalan dengan kemampuan tubuh yang semakin meningkat, kamu bisa tambah waktu latihan jadi 30 menit, 45 menit hingga kuat berlatih cardio di treadmill selama 60 menit setiap hari.

5. Pertahankan Posisi Tubuh yang Baik

Mempertahankan posisi tubuh yang baik juga sangat penting saat menggunakan treadmill. Pastikan punggung kamu dalam keadaan lurus dan jangan condong ke depan saat berjalan atau berlari. Postur tubuh yang tidak baik akan menyebabkan nyeri punggung. Banyak orang juga terus menerus memandang kakinya saat berlari di treadmill, ini termasuk hal yang salah. Kamu harus memandang lurus ke depan sehingga posisi tubuhmu akan baik.

Meskipun terlihat mudah dan praktis untuk digunakan, mengabaikan hal-hal di atas dapat menyebabkan cedera loh, Sahabat Jaco! Dengan berlatih di atas treadmill secara teratur serta melakukannya dengan benar, maka tubuh akan menjadi sehat, stamina selalu terjaga sehingga tidak mudah sakit. Bonusnya, bentuk tubuhmu juga makin oke!

Advertisement