Waspada Omicron, Virus Varian Baru Yang Menggemparkan Dunia!

9
waspada-omicron-virus-varian-baru-yang-menggemparkan-dunia

Kesehatan – Varian baru Omicron mulai melanda negeri Indonesia dan virus ini memiliki kode B.1.1.529 dimana kasus pertamanya ditemukan di Afrika Selatan pada November 2021. Dari informasi yang dilansir dari Health.com, Omicron memang memiliki kemungkinan lebih kecil untuk menyebabkan gejala penyakit yang parah, tetapi virus ini dapat menyebar lebih mudah, bahkan di antara populasi yang telah divaksinasi. Di Indonesia sendiri, varian Omicron memicu gejala ringan seperti flu biasa, batuk, dan demam dengan tingkat penularan yang cepat. Namun, perlu diketahui bahwa pasien yang tertular virus ini dapat melaksanakan isolasi mandiri di rumah karena tingkat keparahan yang lebih rendah, dan apabila memang diperlukan baru melakukan perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan data dari CDC (Centers For Disease Control), varian Omicron mungkin akan menyebar lebih mudah daripada virus SARS-CoV-2 yang asli, namun bagaimana mudahnya Omicron menyebar dibandingkan dengan varian Delta yang sempat menjadi penyebab lonjakan kasus Covid pun tetap tidak diketahui. CDC juga berekspektasi bahwa siapapun yang tertular virus Omicron bisa menularkannya kepada orang lain, meskipun mereka telah divaksinasi atau tidak memiliki gejala. Namun, salah satu gejala yang terjadi pada penderita virus Omicron adalah diare saat buang air besar. Sekitar 20 persen pasien Covid-19 cenderung mengalami diare sebagai gejala awal setelah terpapar Omicron dan ini telah ditunjukkan oleh John Hopkins Medicine.

Menteri Kesehatan Indonesia mengatakan bahwa sebagian besar kasus Omicron adalah OTG atau asimtomatik atau orang tanpa gejala yang hanya merasakan gejala sakit ringan atau bahkan pada beberapa kasus tidak merasakan gejala sakit. Studi ZOE Covid menyatakan tanda-tanda yang paling umum dari penularan Omicron terungkap setelah pasien mencatat sederet keluhannya dan gejala teratas adalah pilek, sakit kepala, kelelahan, sakit tenggorokan, bersin.

Bukti yang diajukan tim dari pemerintah Afrika Selatan mengenai penularan Omicron memungkinkan virus varian baru ini meningkatkan risiko infeksi ulang. Kekebalan alami pada tubuh penderita Covid-19 tidak cukup efektif melawan serangan. WHO bekerja sama dengan mitra serta peneliti untuk memahami dampak potensial dari varian ini pada efektivitas vaksin. Terdapat sampel darah dari orang yang menerima dosis booster menunjukkan perlindungan yang lebih kuat terhadap varian Omicron.

Salah satu cara yang paling efektif untuk melakukan pencegahan penularan virus COVID-19 menurut WHO adalah untuk tetap menjaga jarak setidaknya 1 meter dari orang lain, memakai masker yang pas, membuka jendela untuk meningkatkan ventilasi, hindari tempat yang memiliki ventilasi yang buruk atau tempat yang ramai, rajin mencuci tangan, batuk atau bersin pada tissue atau menggunakan siku dan melakukan vaksinasi ketika sudah waktunya. Sebagai langkah pencegahan dan pengendalian tambahan, Sahabat Jaco juga dapat menggunakan Roomi Air Purifier untuk membantu mensterilisasi udara serta ampuh untuk membunuh virus Corona ketika berada dalam ruangan seperti rumah dan kantor.

Roomi Air Purifier ini telah lulus uji sertifikasi dari Korea Conformity Laboratories (KCL) bahwa alat ini terbukti 99.99% berhasil membasmi Virus Corona di udara dengan teknologi plasma generator. Teknologi ini memungkinkan Roomi menyerap dan menangkap virus beterbangan di udara dan dioleh untuk dikeluarkan menjadi udara bersih yang siap dihirup. Roomi juga dilengkapi HEPA Filter 13 yang 99.99% optimal menghilangkan debu halus dan zat berbahaya di udara (asap rokok, asap makanan, bulu hewan) sekaligus terdapat fungsi diffuser dengan 3 aromaterapi yang merelaksasi. Jangan tunda lagi untuk memastikan kesehatan Anda dan keluarga dengan Roomi Air Purifier!

Advertisement